Pengalaman Seks Remaja Indonesia Mencapai 44%

Pengalaman Seks Remaja Indonesia mencapai angka yang sangat tinggi yang diambil dari beberapa sumber dan penelitian real pada tahun 2004

Jaman sekarang ini sudah banyak para remaja indonesia yang mengenal tentang pergaulan bebas terutama masalah seks. Tidak heran jika banyak berita-berita atau tindakan asusila yang dilakukan oleh pada remaja dibawah umur atau dibawah U16 yang kebanyakan pelakunya dilakukan oleh mereka yang masih duduk di bangku sekolah.

Hal yang paling utama dari menyebarnya seks bebas dikalangan remaja ini karena sifat tertutup dari pada orang tua kepada anak-anaknya terhadap masalah seks dan membuat sang anak mencari tahu sendiri dan bahkan bisa sampai mempraktekannya secara langsung. Tidak dari itu saja, pergaulan yang bebas pada jaman sekarang pun sudah menyebar kemana-mana.

Pengalaman Seks Remaja Indonesia Mencapai 44%

Disini ada beberapa penelian yang mengatakan jika sebagian besar remaja Indonesia sangat jarang sekali curhat kepada orang tua tentang masalah seks mereka. Penelitian yang dilakukan oleh lembaga non pemerintah Synovate Research di empat kota besar di Indonesia dengan survei yang diikuti oleh 450 orang yang mencapai kisaran umur dari U15 – U24 dan kebanyakan dari mereka berasar dari ekonomi menengah kebawah.

Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari dan mengenal bagaimana aktifitas seks responden mereka. Penelitian yang dilakukan pada tahun 2004 silam ini menghasilkan bukti Real jika sebagian besar remaja di Indonesia mendapatkan infomasi berbagai hal tentang seks dari teman mereka (65%), 35% dari Film porno dan sisa 5% mereka mendapatkannya infomasinya dari orang tua.

Tidak sedikit dari mereka yang mengenal dan memahami bahaya dari penyakit menular seksual (PMS). Tapi dari mereka semua hanya 27% saja yang menggunakan kondom ketika melakukan seks bebas dan sayang nya hanya 24% dari mereka yang menyadari dan waspada terhadar penularan penyakit HIV/AIDS.

Remaja Indonesia Mengenal Seks Sejak Berusia 16 Tahun

Fakta yang dapat membuat kita tercengang yakni mengenai aktifitas seks bebas remaja indonesia yang dilakukan sejak usia 16 tahun. Dari empat kota yang disurvei langsung oleh para tim peneliti, ada 44% dari para wanita yang mengakui jika mereka sudah tidak perawan karena pernah mengalakukan seks bebas (berhubungan intim) dan yang parahnya lagi 16% dari responden mengakui jika ia melakukannya di kisaran usia 13 tahun sampai 15 tahun.

Tempat favorite mereka untuk melakukan seks bebas adalah dirumah mereka karena angkanya mencapai 40% dan sisanya ada yang melakukannya di kost-kostan (26%) dan hotel (26%). Mereka memang mengakui hal seperti ini sangatlah salah dan memahami jika hal ini sangatlah bertentangan dan dilarang oleh ajaran agama, tapi alasan dari mereka melakukannya karena kebanyakan hanya ingin mencoba dan akhirnya sampai ketagihan.

24% dari para remaja yang disurvei mengakui jika mereka melakukan berhubungan seks bebas tanpa direncakan, dan kebanyakan dari pria sudah memiliki rencana untuk melakukan seks bebas (37%) dan (39%) wanita mengakui jika mereka melakukannya karena terbujuk oleh rayuan atau ajakan dari pacar mereka sendiri.

Setelah ditanya bagaimana perasaan mereka setelah melakukan seks bebas, hampir dari setengahnya atau mencapai angka 47% dari mereka mengaku sangat menyesal, takut hamil, dan sangat merasa berdosa atas apa yang telah mereka lakukan.

Camita Wardhana yang merupakan Project Director Synovate Research mengungkapkan bahwa 93% remaja yang disurvei ini mengetahui tentang bahaya AIDS/HIV dan 34% dari mereka mengetahui tentang penyakit sipilis. Setelah ditanya lagi darimana mereka tahu tentang penyakit ini, 83% menjawab dari Televisi dan 20% dari browsing internet, 10% diberitahu oleh orang tua mereka.

Tanggapan-tanggapan pun muncul dari berbagai toko masyarakat di Indonesia seperti A. Tanjung yang merupakan seorang pimpinan dari Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI).

Menurun Tanjung masih ada beberapa faktor yang bisa atasi masalah seperti ini. Salah satunya, remaja yang aktif dan pasif secara seksual ” seperti, jika remaja pernah melakukan hubungan seks dan tidak melakukannya lagi, apakah remaja ini tergolong kepada orang yang aktif atau pasif ?” tanya tanjung

A. Tanjung mengatakan, mendengar dari beberapa pengalaman seks remaja indonesia ini, mereka sangat butuh tempat dan orang yang nyaman untuk curhat seputar masalah seks mereka. Mungkin mereka nyaman untuk curhat masalah seks ke orang tua tapi kebanyakan tidak ada yang berani karena takut atau malu. Salah satu solusinya yaitu menyediakan tempa layanan Konseling Seks.

Hal ini sangat penting sekali dilakukan karena kebanyakan para remaja tidak tahu organ seks dan reproduksi mereka inilah yang harus kita beritahu kepada mereka dan hal apa saja yang dapat mengganggu.

Seks bebas atau hubungan seks pra nikah yang dilakukan di Indonesia apalagi pada remaja berusia 16 tahun merupakan masalah yang benar-benar harus diatasi oleh setiap komponen masyarakan. Dengan melakukan konseling Dan memberikan pendekatan secara halus dan jika mereka sudah paham dan mengetahuinya maka seks bebas dikalangan remaja Indonesia bisa dihindari oleh mereka.

Dengan membaca artikel pengalaman seks remaja indonesia ini mudah-mudahan kita bisa memberi tahu kepada keluarga atau kerabat dan teman kita agar dapat menghindari seks bebas dikalangan para remaja karena itu tidaklah menguntungkan hanya akan membuat diri mereka rugi saja.

Pengalaman Seks Remaja Indonesia

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *